Video fitur yang menampilkan proses pembuatan film Supergirl telah ditarik dari YouTube hanya beberapa jam setelah diunggah. Video tersebut memperlihatkan sutradara Craig Gillespie berbicara dengan Jason Momoa, yang memerankan Lobo, sambil menunjukkan beberapa konsep art di laptop. Banyak penggemar yang langsung mencurigai bahwa karya seni tersebut dibuat dengan AI, terutama dari pencahayaan dan tampilan yang lembut serta buram.
Reaksi negatif pun membanjiri kolom komentar, dengan beberapa penggemar menuliskan 'Never hire Craig Gillespie again' dan 'They got caught in 4k and panicked.' Tanpa pernyataan resmi dari DC maupun Warner Bros., video tersebut kemudian dihapus.
Kontroversi ini menambah daftar masalah yang dihadapi Supergirl setelah filmnya gagal di box office. Hingga Agustus 2026, film tersebut hanya meraup $124 juta secara global dengan anggaran $170 juta, menjadikannya salah satu adaptasi DC dengan pendapatan terendah. Dalam sebuah ulasan, film ini mendapat nilai 6/10, dengan kritik bahwa meskipun penampilan Milly Alcock sebagai Kara Zor-El bagus, ceritanya terasa seperti kumpulan potongan dari film lain.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa terjadi perbedaan pendapat antara DC Studios dan sutradara Craig Gillespie. Beberapa bulan sebelum penayangan, mereka menguji beberapa versi film yang bersaing, dan sumber menyebut bahwa mereka 'tidak sejalan secara kreatif.' Versi dari DC Studios akhirnya yang digunakan.
Meskipun demikian, Warner Bros. tetap melanjutkan rencana untuk sekuel Superman berjudul Man of Tomorrow yang disutradarai James Gunn. Kepala WB, David Zaslav, berkomentar, 'Beberapa film terakhir berada di bawah ekspektasi. Media pada dasarnya adalah bisnis yang penuh hit and miss.'