Netflix resmi menutup dua studio game miliknya: Night School, pengembang Oxenfree dan Oxenfree 2, serta Moonloot yang berbasis di Helsinki, Finlandia. Penutupan ini merupakan bagian dari restrukturisasi bisnis game Netflix yang disebutnya demi fokus yang lebih baik.

Juru bicara Netflix mengonfirmasi bahwa perusahaan tetap akan merilis game di platformnya. "Kami melihat peluang untuk lebih fokus dalam eksekusi kami, jadi kami melakukan perubahan organisasi untuk menyesuaikan prioritas tersebut," ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para karyawan yang terkena dampak.

Night School baru saja merilis Unhinged, game horor orang pertama yang dikembangkan bersama sutradara Zach Cregger, pada 30 Juni. Game yang dibintangi Sadie Sink dan Zoë Kravitz itu oleh para pengulas disebut sebagai "petualangan pilih-jalan yang menyenangkan dan menakutkan." Seorang mantan staf Night School menulis di LinkedIn bahwa dirinya bangga dengan hasil kerja mereka, meski kini harus mencari pekerjaan baru.

Ini bukan penutupan studio pertama yang dilakukan Netflix. Pada 2024, Team Blue yang belum sempat merilis game ditutup. Tahun 2025, Boss Fight Entertainment ikut ditutup setelah merilis sejumlah game. Netflix menyebut langkah tersebut sebagai strategi "less-is-more."

Co-CEO Netflix, Greg Peters, dalam panggilan investor pada Juli 2026, menyebut Unhinged sebagai salah satu "debut cloud game paling sukses" dengan angka yang "solid" dan masuk dalam "tingkat teratas performa game." Ia menambahkan bahwa Netflix akan terus menyesuaikan investasi di bidang ini berdasarkan performa yang terbukti.

Leave your vote

100k Points
Upvote Downvote